Nasional

Sate, Batik, dan Reog Menguasai Frederick, Maryland – USA: Momen Bersejarah Indonesia Day on the Creek

FREDERICK, MARYLAND, AS – Suasana Kota Frederick, Maryland, Amerika Serikat, berubah menjadi semarak Nusantara pada Sabtu, 1 Agustus 2026. Ribuan pengunjung memadati tepian Carroll Creek, kawasan aliran sungai yang membelah pusat kota, dalam perhelatan Indonesia Day on the Creek, yang menghadirkan kekayaan budaya dan kuliner Indonesia di tengah masyarakat Amerika.

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Indonesian Education and Cultural Network (IDECN) di bawah pimpinan Harris Koentjoro bersama Asian American Center of Frederick tersebut menjadi momentum istimewa karena mempertemukan semangat perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dengan peringatan 250 tahun kemerdekaan Amerika Serikat. Perayaan berlangsung di Frederick, kota bersejarah yang memiliki jejak panjang dalam perjalanan Amerika Serikat.

Frederick bukan sekadar kota bersejarah. Sejak era kolonial, kota ini telah menjadi persimpangan penting di Maryland, tempat para pedagang, petani, dan tentara melintasi jalan-jalan yang kini menjadi kawasan pusat kota. Berjarak sekitar 90 kilometer dari Washington, D.C., Frederick juga menjadi saksi keberanian warga dan tokoh lokal dalam perjuangan Revolusi Amerika pada 1776.

Semangat memperjuangkan dan mempertahankan kemerdekaan tersebut memiliki kemiripan dengan perjalanan sejumlah kota di Indonesia. Karena itu, perayaan Indonesia Day on the Creek menjadi ruang yang menarik untuk mempertemukan dua tradisi perjuangan kemerdekaan melalui budaya, kuliner, dan hubungan antarmasyarakat.

Di panggung utama, suasana Frederick seakan berubah menjadi “Indonesia dalam Satu Hari”. Beragam kesenian Nusantara tampil bergantian, mulai dari tarian Bali yang anggun, pencak silat yang penuh energi, tarian Sunda yang ceria, hingga gegap gempita Reog Ponorogo dari Kelompok Singolodoyo yang berhasil memukau penonton.

Alunan musik angklung turut mengisi suasana, diselingi penampilan band diaspora Indonesia yang mengajak pengunjung ikut bergoyang. Berbagai penampilan tersebut menunjukkan bahwa seni budaya Indonesia mampu menjadi bahasa universal yang menjembatani masyarakat dari berbagai latar belakang.

Kekayaan Indonesia juga hadir melalui kuliner. Aroma sate yang mengepul, mie goreng yang dimasak dalam wajan besar, rendang yang menggugah selera, hingga kesegaran es cendol durian membuat antrean pengunjung tidak pernah putus. Banyak pengunjung bahkan datang dengan mengenakan batik, warisan budaya Indonesia yang telah diakui UNESCO, menunjukkan bahwa daya tarik Indonesia tidak hanya hadir melalui cita rasa, tetapi juga telah menjadi bagian dari gaya hidup.

Duta Besar RI untuk AS, Indroyono Soesilo, menyampaikan apresiasi kepada seluruh penyelenggara dan masyarakat diaspora Indonesia yang telah menghadirkan Indonesia secara langsung di tengah masyarakat Frederick.

«“Indonesia Day on the Creek menunjukkan bahwa budaya dan kuliner dapat menjadi jembatan yang sangat kuat untuk mempererat hubungan masyarakat Indonesia dan Amerika Serikat, sekaligus membuka ruang bagi masyarakat Amerika untuk semakin mengenal kekayaan Nusantara,” ujarnya.»

Walikota Frederick, Michael O’Connor, menyambut hangat penyelenggaraan Indonesia Day on the Creek dan mengapresiasi kontribusi aktif masyarakat diaspora Indonesia dalam kehidupan sosial dan budaya Kota Frederick.

Dalam kesempatan tersebut, Walikota bersama Dewan Kota Frederick, disaksikan oleh perwakilan Senator Amerika Serikat dari Maryland, menetapkan 17 Agustus 2026 sebagai Hari Indonesia di Kota Frederick.

Penetapan tersebut menjadi salah satu momentum penting dalam rangkaian Indonesia Day on the Creek sekaligus menunjukkan semakin kuatnya penerimaan masyarakat setempat terhadap keberadaan dan kontribusi komunitas Indonesia.

Saat ini Kota Frederick telah memiliki tiga kota saudara atau Sister Cities, yaitu Morzheim dan Schifferstadt di Jerman serta Aquiraz di Brasil. Dalam pertemuan tersebut juga muncul kesepahaman untuk menjajaki pembentukan hubungan Sister City antara Frederick dengan salah satu kota di Indonesia.

Rangkaian Indonesia Day on the Creek ditutup dengan suasana penuh keakraban. Pengunjung membawa pulang foto bersama, pengalaman mencicipi beragam kuliner Nusantara, serta kekaguman terhadap kekayaan seni dan budaya Indonesia.

Lebih dari sekadar festival budaya, Indonesia Day on the Creek menjadi ruang perjumpaan dua bangsa yang sama-sama tengah merayakan perjalanan panjang kemerdekaannya—Indonesia dengan HUT ke-81 dan Amerika Serikat dengan peringatan 250 tahun kemerdekaan—dalam satu ruang kebersamaan di Kota Frederick.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *