Bang Azran Salurkan Bantuan Logistik Darurat untuk Korban Banjir di Pondok Bambu, Jakarta Timur
JAKARTA–Anggota DPD RI/MPR RI Daerah Pemilihan DKI Jakarta, Achmad Azran yang akrab disapa Bang Azran, menyalurkan bantuan logistik darurat untuk warga terdampak banjir di wilayah Pondok Bambu, Jakarta Timur, Kamis, 22 Januari 2026. Bantuan ini diberikan sebagai bentuk kepedulian dan respons cepat terhadap kondisi darurat yang dialami masyarakat akibat bencana banjir.
Penyaluran bantuan dilaksanakan dan dikoordinasikan oleh Fauzan Wahid selaku Tenaga Ahli Bang Azran. Bantuan logistik dikirim dari Gudang Bekasi menuju Posko Pondok Bambu, Jakarta Timur, dalam rangka mendukung penanganan bencana banjir melalui Dit. PSKB.
Adapun rincian bantuan logistik yang disalurkan terdiri dari makanan siap saji sebanyak 250 paket, kidsware sebanyak 100 paket, family kit sebanyak 100 paket, kasur sebanyak 100 lembar, serta selimut sebanyak 100 lembar.
“Bantuan ini kami siapkan untuk membantu kebutuhan mendesak warga terdampak banjir, khususnya di Pondok Bambu. Kami ingin memastikan logistik bisa segera diterima dan dimanfaatkan masyarakat, terutama keluarga yang membutuhkan,” ujar Bang Azran.
Fauzan Wahid menyampaikan bahwa proses pengiriman dan distribusi dilakukan secara terkoordinasi agar bantuan tepat sasaran. “Kami memastikan bantuan ini dikirim dari Gudang Bekasi dan diterima di Posko Pondok Bambu dengan baik. Semoga bantuan ini dapat meringankan beban warga dan membantu kebutuhan sehari-hari selama masa penanganan banjir,” kata Fauzan Wahid yang juga Kader Partai Solidaritas Indonesia.
Bang Azran juga mengajak seluruh pihak untuk memperkuat solidaritas sosial dan semangat gotong royong dalam membantu masyarakat yang terdampak bencana, serta mendukung percepatan pemulihan pasca-banjir agar aktivitas warga dapat kembali normal. Ia turut menghimbau masyarakat untuk tetap waspada dan berhati-hati menghadapi potensi cuaca ekstrem dan kemungkinan banjir susulan.
“Saya mengingatkan warga untuk menjaga keselamatan, mengikuti arahan petugas, dan segera mengungsi bila kondisi membahayakan. Saya juga mendorong semua pihak, terutama pemerintah, untuk terus hadir dan memperkuat bantuan serta penanganan di lapangan agar warga terdampak benar-benar terbantu,” tutup Bang Azran.
