Budisatrio Djiwandono Tunjuk Taufan Rahmadi Sebagai Ketua Bidang Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Karang Taruna Nasional
Jakarta, 7 November 2025
Ketua Umum Karang Taruna Nasional periode 2025–2030, Budisatrio Djiwandono, resmi menunjuk Taufan Rahmadi, pakar strategi pariwisata nasional, sebagai Ketua Bidang Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Ekraf) dalam struktur kepengurusan baru Karang Taruna Nasional. Penunjukan ini menjadi bagian dari langkah strategis organisasi untuk memperkuat peran pemuda dalam sektor pariwisata dan ekonomi kreatif sebagai penggerak kesejahteraan sosial di seluruh Indonesia.
Dalam konferensi pers selepas Konsolidasi Nasional Pengurus Karang Taruna di Jakarta, Budisatrio menegaskan bahwa kepengurusan baru periode 2025–2030 berkomitmen menata ulang struktur organisasi secara profesional dan memperkuat kaderisasi hingga ke tingkat desa. Ia menilai, penguatan bidang pariwisata dan ekonomi kreatif menjadi bagian penting dari upaya Karang Taruna untuk membangun kemandirian ekonomi berbasis potensi lokal.
“Kami percaya sektor pariwisata dan ekonomi kreatif memiliki peran besar dalam menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat ” ujar Budisatrio.
Taufan Rahmadi dikenal luas sebagai salah satu tokoh yang berpengaruh dalam pengembangan pariwisata nasional. Ia merupakan Anggota Dewan Pakar Gerakan Sosial Nasional (GSN) Bidang Pariwisata, lembaga yang dipimpin Rosan Roeslani dengan Presiden Prabowo sebagai Ketua Dewan Pembinanya, Taufan Rahmadi juga aktif di Gekrafs ( Gerakan Ekonomi Kreatif nasional ) dan sebagai Peneliti Utama Pariwisata di BACenter, lembaga riset dan advokasi kebijakan publik yang fokus pada penguatan ekonomi rakyat berbasis kreativitas dan inovasi daerah.
Dengan rekam jejak panjang dalam perumusan strategi destinasi pariwisata dan pemberdayaan ekonomi kreatif berbasis komunitas, Taufan diharapkan dapat menghadirkan visi baru bagi Karang Taruna di bidang pariwisata yang inklusif dan berkelanjutan.
“Karang Taruna memiliki jaringan yang sangat kuat hingga ke desa. Ini adalah modal sosial yang luar biasa untuk mendorong sektor pariwisata dan ekonomi kreatif tumbuh dari bawah. Kami ingin agar kader-kader Karang Taruna tidak hanya aktif dalam kegiatan sosial, tetapi juga menjadi motor penggerak ekonomi lokal,” ungkap Taufan.
Ia menambahkan, Bidang Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Karang Taruna Nasional akan berfokus pada tiga pilar utama:
1. Pemetaan dan pengembangan potensi wisata desa,
2. Penguatan kapasitas pelaku ekonomi kreatif muda, dan
3. Kolaborasi dengan pemerintah serta dunia usaha dalam membangun ekosistem pariwisata yang produktif dan berkeadilan sosial.
Sementara itu, Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menyampaikan apresiasinya atas arah baru kepengurusan Karang Taruna di bawah kepemimpinan Budisatrio Djiwandono. Menurutnya, sinergi antara Karang Taruna dan Kementerian Sosial akan menjadi kunci dalam mewujudkan kesejahteraan sosial sebagaimana visi Presiden Prabowo Subianto.
“Saya senang karena apa yang dirancang Mas Budi sejalan dengan program Presiden untuk meningkatkan kesejahteraan sosial. Peran Karang Taruna, termasuk dalam pengembangan ekonomi kreatif, akan semakin vital dalam memberdayakan masyarakat,” ujar Gus Ipul.
Penunjukan Taufan Rahmadi diharapkan tidak hanya memperkuat struktur organisasi Karang Taruna, tetapi juga menghadirkan semangat baru dalam menjadikan pariwisata dan ekonomi kreatif sebagai instrumen nyata untuk membuka peluang ekonomi, mengentaskan kemiskinan, dan memperkuat solidaritas sosial di seluruh pelosok negeri.
