Pertanian

Bakti Sosial, Dharma Wanita Persatuan BPP Lampung Kunjungi PSLU Tresna Werdha

LAMPUNG – Sebagai wujud kepedulian terhadap masyarakat, Dharma Wanita Persatuan (DWP) Balai Pelatihan Pertanian (BPP) Lampung melakukan kegiatan bakti sosial edisi Bulan Suci Ramadan. Kegiatan ini meliputi Kunjungan ke Panti Sosial Lanjut Usia (PSLU) Tresna Werdha yang terletak di Lampung Selatan.

Kegiatan ini pimpin langsung oleh Ketua DWP BPP Lampung, Lusi Roni Angkat dan diikuti oleh ibu-ibu anggota Dharma Wanita Persatuan BPP Lampung. Kunjungan ini disambut hangat oleh Kepala UPTD PSLU Tresna Werdha yang diwakili oleh Gatot Irwanto.

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) mengatakan, di Bulan Suci Ramadan semua insan harus mengedepankan rasa berbagi terhadap sesama. “Itulah esensi dari Bulan Paling Mulia Ramadan ini. Mari kita terus gelorakan semangat berbagi dan kebersamaan sesama anak bangsa,” kata Mentan SYL.

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Kementerian Pertanian (Kementan), Dedi Nursyamsi menambahkan, dalam sektor pertanian, seluruh insan adalah hal yang tak bolg luput dari perhatian. “Pangan ini menjadi kebutuhan mendasar masyarakat kita. Maka, terus jalin kebersamaan, agar tak ada seorang pun di Republik ini yang luput dari pemenuhan kebutuhan pangan,” papar Dedi.

Ketua DWP BPP Lampung, Lusi Roni Angkat dalam sambutannya menyampaikan bahwa kunjungan ini dimaksudkan untuk menjalin silaturahmi antara BPP Lampung dengan PSLU Tresna Werdha. Selain itu, Lusi bersama anggotanya juga menyerahkan bantuan sembako kepada PSLU Tresna Werdha.

“Kami senang sekali bisa berkunjung ke sini (PSLU Tresna Werdha). Kami disambut dengan sangat baik dan dianggap seperti saudara sendiri. Kami ucapkan terima kasih. Semoga ke depannya silaturahmi ini dapat terus terjalin,” kata Lusi.

Kepala UPTD PSLU Tresna Werdha yang diwakili oleh Gatot Irwanto menjelaskan bahwa di PSLU ini ada 76 orang Lansia. Fasilitas yang ada di PSLU ini terdiri dari 13 wisma untuk Lansia mandiri dan 3 wisma sebagai ruang perawatan. Sedangkan jumlah perawat yang ada di PSLU asuhannya berjumlah 6 orang.

“Sedangkan kegiatan yang dilakukan di sini antara lain pengajian, bimbingan sosial, kesehatan, membuat kerajinan, senam lansia dan berkebun,” papar Gatot.

Lebih lanjut Gatot menyampaikan bahwa Lansia di PSLU Tresna Werdha dilayani sampai akhir hayat. “Kami memiliki makam sendiri dan untuk prosesi pemakaman dilakukan sesuai dengan agama masing-masing,” demikian Gatot menjelaskan.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *