Tak Berkategori

Sebuah Catatan Bang Azran : Di Antara Amanah dan Keluarga, Ada Putri Amirah Hasanah

Hari ini, Sabtu, 5 September 2026, saya menjalankan tugas sebagai Anggota DPD RI di Lampung. Bersama Komite II DPD RI, kami menyerap aspirasi masyarakat, khususnya nelayan dan masyarakat pesisir. Kami berdiskusi, mendengarkan langsung persoalan mereka, dan melihat kondisi di lapangan.

Bagi saya, tugas sebagai anggota dewan memang harus dijalankan dengan sungguh-sungguh. Amanah dari masyarakat tidak boleh dianggap ringan.Tapi hari ini ada sesuatu yang membuat perjalanan tugas saya terasa berbeda.

Tepat hari ini, putri saya, Putri Amirah Hasanah, berulang tahun.Karena itu, saya memilih membawa keluarga ikut ke Lampung dengan biaya sendiri. Bukan karena ingin mencampurkan tugas dengan urusan keluarga, tetapi saya hanya ingin tetap hadir di tengah momen penting dalam kehidupan anak saya.

Saya sering berpikir, pekerjaan bisa kita kejar. Tugas bisa kita selesaikan. Tetapi waktu bersama anak-anak tidak pernah bisa diputar kembali. Anak-anak tumbuh begitu cepat. Hari ini masih kecil, besok sudah besar. Dan tanpa terasa, banyak momen yang mungkin terlewat karena kita terlalu sibuk dengan pekerjaan.

Karena itu, ketika ada kesempatan untuk menjalankan tugas sekaligus membawa keluarga bersama, saya memilih untuk mengambil kesempatan itu. Hari ini saya bisa bertemu masyarakat, mendengarkan aspirasi nelayan, melihat langsung kondisi Kampung Nelayan Modern di Pulau Pasaran, sekaligus berada di dekat Amirah pada hari ulang tahunnya.

Bagi saya, itu sudah menjadi kebahagiaan tersendiri. Saya mungkin tidak selalu bisa berada di rumah setiap waktu. Tugas sebagai anggota dewan membawa saya ke banyak tempat dan bertemu banyak orang. Tetapi saya selalu berusaha agar kesibukan itu tidak membuat saya kehilangan peran sebagai seorang ayah.

Karena pada akhirnya, ada amanah yang datang dari masyarakat dan ada amanah yang dititipkan Allah di dalam keluarga. Keduanya harus dijaga.

Selamat ulang tahun, Putri Amirah Hasanah. Ayah mungkin tidak selalu bisa hadir di setiap waktu dan setiap kesempatan. Tetapi percayalah, kalian selalu menjadi bagian penting dari setiap langkah yang Ayah jalani.

Saya bekerja untuk masyarakat, tetapi saya juga bekerja untuk keluarga. Dan setelah semua tugas selesai, keluarga tetap menjadi tempat saya pulang.Keluarga bukan sisa waktu dari kesibukan. Keluarga adalah alasan mengapa semua kesibukan itu dijalankan.(*)

 

(Penulis adalah Anggota DPD RI/MPR RI Dapil DKI Jakarta Achmad Azran)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *