Stok dan Harga Bahan Pokok di Mesuji, Lampung Aman Terkendali
MESUJI – Kementerian Pertanian (Kementan) melalui Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP), turun langsung ke beberapa pedagang dan distributor bahan pokok yang ada di Pasar Simpang Pematang Kabupaten Mesuji, Lampung pada Jum’at (22/04/2022). Hal itu dilakukan untuk memastikan bahan pangan tetap tersedia selama Ramadan hingga Hari Raya Idul Fitri. Hasil monitoring menyatakan bahwa Ketersediaan bahan pokok dan juga harganya aman terkendali.
Monitoring ini dilakukan oleh Hasan Basri, Widyaiswara Balai Pelatihan Pertanian Lampung bersama Petugas Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Mesuji, Laily Muslihah.
Hal ini dilakukan sebagai tindak lanjut dari instruksi Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL) meminta seluruh jajarannya saat Ramadan dan jelang Idul Fitri 1443 H untuk memastikan ketersediaan stok pangan di pasaran. Hal itu untuk menjamin kebutuhan masyarakat tak terganggu sama sekali.
“Kami ingin memastikan bahwa kebutuhan pangan pokok masyarakat tak terganggu. Kami ingin memastikan bahwa ketersediaan pangan tak boleh berkurang. Pangan adalah hal krusial yang harus terus tersedia,” kata Mentan SYL.
Demikian juga arahan dari Kepala BPPSDMP Kementan, Dedi Nursyamsi yang menambahkan bahwa pangan merupakan kebutuhan yang keberadaannya tak boleh terganggu sedikit pun. Itu sebabnya, segala program yang dijalankan oleh BPPSDMP, salah satunya bermuara pada peningkatan produktivitas san pemenuhan kebutuhan pangan.
“Dalam situasi apapun, kebutuhan pangan tak boleh terganggu, apalagi saat penting seperti moment Ramadan dan jelang Idul Fitri saat ini. Pasokannya harus tetap aman dan terkendali agar tak terjadi kepanikan di masyarakat,” kata Dedi.
Dedi menjamin kebutuhan pangan terpenuhi dengan baik. Itu sebabnya, Dedi meminta masyarakat tak panik dan melakukan aksi buying panic dengan memborong secara berlebihan kebutuhan pangan. “Insya Allah kami jamin pasokan pangan dalam kondisi aman dan terkendali. Tentu pemenuhan kebutuhan pangan ini merupakan salah satu tujuan pembangunan pertanian kita,” ujar Dedi.
Kepala Pusat Pelatihan Pertanian BPPSDMP, Leli Nuryati menyatakan, kegiatan monitoring ini dimaksudkan untuk memastikan ketersediaan bahan pokok dan kestabilan harganya khususnya di Provinsi Lampung. “Kami menjamin seluruh bahan pangan pokok tersedia dengan baik. Hasil monitoring ini kami jadikan rujukan untuk mengambil langkah selanjutnya,” papar Leli.
Kegiatan monitoring ini sangat diapresiasi oleh Camat Simpang Pematang Kabupaten Mesuji, Lampung, Roly Aditiawan Jaya yang pada kesempatan ini ikut turun mendampingi ke pasar.
Berdasarkan hasil monitoring, Laily menyampaikan bahwa stok bahan pokok di Kabupaten Mesuji terpantau aman dengan harga yang stabil. Hal ini juga disampaikan oleh Roly Aditiawan Jaya selaku camat Simpang Pematang.
“Untuk harga cabe merah dan cabe rawit berada di kisaran Rp. 25.000 per kg, bawang putih dan bawang merah di kisaran harga Rp. 27.000 sampai Rp30.000 per kg” jelas Laily
Sementara itu untuk harga minyak goreng, berada di harga Rp. 25.000 per liter, telur Rp. 25.000 per kg dan beras berada di kisaran harga Rp. 9.000 sampai dengan Rp. 10.000 per kg. Sedangkan harga daging sapi masih di harga Rp140.000 per kg.
Hairul, salah satu pedagang Bahan Pokok di Pasar Simpang Pematang menyatakan bahwa harga – harga bahan pokok di Pasar Simpang Pematang masih terpantau stabil dan juga diprediksi dapat mencukupi kebutuhan hingga Idul Fitri mendatang.
“Harganya stabil, Pak. Walaupun sempat naik turun tapi sekarang sudah stabil dan Insyaallah kebutuhan bahan pokok ini bisa tersedia hingga lebaran nanti” jelas Hairul.
