Nasional

Kondisi Masih Banyak yang Berduka, Bang Azran Dukung Perayaan Akhir Tahun Tanpa Kembang Api

Jakarta – Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) Daerah Pemilihan DKI Jakarta, Achmad Azran, yang akrab disapa Bang Azran, menyatakan dukungan penuh terhadap kebijakan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang memutuskan perayaan pergantian tahun tanpa kembang api.

‎Bang Azran, putra asli Betawi yang saat ini bertugas di Komite I DPD RI, menilai kebijakan tersebut sebagai langkah yang tepat, bijaksana, dan penuh empati. Menurutnya, keputusan ini tidak hanya mempertimbangkan aspek keamanan dan efisiensi anggaran, tetapi juga mencerminkan rasa solidaritas kebangsaan.

‎“Saya mendukung kebijakan Pemprov DKI Jakarta untuk tidak menggelar kembang api saat pergantian tahun. Selain pertimbangan keamanan dan efisiensi, kita juga harus menunjukkan empati karena masih banyak saudara-saudara kita di Sumatera dan Aceh yang tengah berduka dan berada dalam kondisi sulit,” ujar Bang Azran.

‎Dia menegaskan bahwa sebagai ibu kota negara dan wajah Indonesia, Jakarta perlu menjadi contoh dalam menunjukkan kepekaan sosial dan kemanusiaan. Perayaan yang berlebihan dinilai tidak sejalan dengan kondisi sebagian masyarakat yang masih berjuang bangkit dari berbagai musibah dan tantangan kehidupan.

‎“Di saat saudara-saudara kita masih berupaya memulihkan kehidupan mereka, sudah sepatutnya kita menahan euforia dan menggantinya dengan doa, solidaritas, serta aksi nyata,” lanjutnya.

‎Sebagai bentuk komitmen nyata, Bang Azran juga menyampaikan rencananya untuk turut menengok langsung kondisi masyarakat di Aceh dan Sumatera melalui program pemulihan yang disiapkan oleh para anggota DPD RI. Kunjungan tersebut bertujuan untuk menyerap aspirasi daerah, memastikan program pemulihan berjalan tepat sasaran, serta memperkuat kehadiran negara di tengah masyarakat di bulan Januari mendatang.

‎“Insya Allah, saya bersama rekan-rekan anggota DPD RI akan terlibat langsung dalam program pemulihan di Aceh dan Sumatera. Kami ingin memastikan bahwa saudara-saudara kita benar-benar merasakan kehadiran dan kepedulian negara,” kata Bang Azran.

‎Bang Azran menambahkan bahwa perayaan akhir tahun tetap dapat dilaksanakan dengan cara yang sederhana, bermakna, dan berakar pada nilai budaya, seperti doa bersama, kegiatan sosial, serta pertunjukan seni dan budaya lokal yang mempererat persatuan.

‎Sebagai anggota Komite I DPD RI yang membidangi urusan pemerintahan daerah, ia memandang kebijakan ini sejalan dengan prinsip tata kelola pemerintahan yang berorientasi pada kepentingan rakyat, kebersamaan nasional, dan nilai kemanusiaan.

‎Ia pun mengajak seluruh warga Jakarta untuk menyambut tahun baru dengan sikap tertib, sederhana, dan penuh kepedulian.

‎“Mari kita jadikan pergantian tahun sebagai momentum refleksi, doa, dan harapan baru, dengan mengedepankan rasa kemanusiaan dan kebersamaan sebagai satu bangsa,” tutup Bang Azran.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *