Bahan Pokok Tanggamus, Lampung, Stok Aman, Harga Stabil
TANGGAMUS – Kementerian Pertanian (Kementan) melalui Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP), turun langsung ke beberapa pasar dan distributor bahan pokok yang ada di Kabupaten Tanggamus, Lampung. Hal itu dilakukan untuk memastikan bahan pangan tetap tersedia selama Ramadan hingga Hari Raya Idul Fitri pada Kamis (21/4/2022).
Monitoring ini dilakukan oleh Bambang Haryanto, Widyaiswara Balai Pelatihan Pertanian Lampung bersama Analis Pemasaran Hasil Pertanian Kabupaten Tanggamus, Darma.
Hal ini dilakukan sebagai tindak lanjut dari instruksi Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL) meminta seluruh jajarannya saat Ramadan dan jelang Idul Fitri 1443 H untuk memastikan ketersediaan stok pangan di pasaran. Hal itu untuk menjamin kebutuhan masyarakat tak terganggu sama sekali.
“Kami ingin memastikan bahwa kebutuhan pangan pokok masyarakat tak terganggu. Kami ingin memastikan bahwa ketersediaan pangan tak boleh berkurang. Pangan adalah hal krusial yang harus terus tersedia,” kata Mentan SYL.
Demikian juga arahan dari Kepala BPPSDMP Kementan, Dedi Nursyamsi yang menambahkan bahwa pangan merupakan kebutuhan yang keberadaannya tak boleh terganggu sedikit pun. Itu sebabnya, segala program yang dijalankan oleh BPPSDMP, salah satunya bermuara pada peningkatan produktivitas san pemenuhan kebutuhan pangan.
“Dalam situasi apapun, kebutuhan pangan tak boleh terganggu, apalagi saat penting seperti moment Ramadan dan jelang Idul Fitri saat ini. Pasokannya harus tetap aman dan terkendali agar tak terjadi kepanikan di masyarakat,” kata Dedi.
Dedi menjamin kebutuhan pangan terpenuhi dengan baik. Itu sebabnya, Dedi meminta masyarakat tak panik dan melakukan aksi buying panic dengan memborong secara berlebihan kebutuhan pangan. “Insya Allah kami jamin pasokan pangan dalam kondisi aman dan terkendali. Tentu pemenuhan kebutuhan pangan ini merupakan salah satu tujuan pembangunan pertanian kita,” ujar Dedi.
Kepala Pusat Pelatihan Pertanian BPPSDMP, Leli Nuryati menyatakan, kegiatan monitoring ini dimaksudkan untuk memastikan ketersediaan bahan pokok dan kestabilan harganya khususnya di Provinsi Lampung. “Kami menjamin seluruh bahan pangan pokok tersedia dengan baik. Hasil monitoring ini kami jadikan rujukan untuk mengambil langkah selanjutnya,” papar Leli.
Sementara itu, dari hasil monitoring menyatakan bahwa stok bahan pokok di Kabupaten Tanggamus terpantau aman dengan harga yang stabil.
“Untuk harga bawang putih Rp30.000 per kg dan bawang merah di harga Rp30.000 per kg. Sedangkan harga cabai merah terpantau stabil yaitu berkisar di harga Rp35.000 per kg dan cabai rawit Rp35.000 per kg,” jelas Ibu Sutiyah, pemilik toko bahan pokok yang ada di Pasar Kota Agung, Tanggamus.
Untuk bahan pokok lainnya seperti beras, gula, minyak goreng, daging masih terpantau aman, masih terus tersedia dan diprediksi masih mencukupi hingga Idul Fitri mendatang.(*)
