PSI Jakarta Timur Gelar Pendidikan Politik Batch 2, Matangkan Persiapan Pemilu 2029 dan Verifikasi Partai
JAKARTA TIMUR — Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Jakarta Timur menggelar Pendidikan Politik Susulan Batch 2 pada Jumat, 16 Oktober 2026, pukul 20.00 WIB, bertempat di Posko Pemenangan Ahmad Fauzan Wahid, Susukan, Ciracas, Jakarta Timur.
Kegiatan ini merupakan kelanjutan dari agenda Pendidikan Politik PSI Jakarta Timur yang sebelumnya dilaksanakan di GOR Otista Youth Center. Selain meningkatkan pemahaman politik kader, kegiatan ini juga menjadi bagian dari persiapan organisasi menghadapi Pemilu 2029, termasuk kesiapan struktur partai dalam menghadapi proses verifikasi partai politik oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU).
Pendidikan politik tersebut diikuti oleh jajaran pengurus DPC dan DPRT dari tiga kecamatan, yakni DPC PSI Ciracas, DPC PSI Pasar Rebo, dan DPC PSI Cipayung, beserta jajaran pengurus tingkat kelurahan di wilayah masing-masing.
Dalam kegiatan tersebut, Ahmad Fauzan Wahid selaku Wakil Ketua DPD PSI Jakarta Timur bertindak sebagai pemateri, dengan memberikan pembekalan mengenai pendidikan politik, penguatan pemahaman kader terhadap organisasi partai, serta pentingnya kesiapan struktur dan administrasi dalam menghadapi tahapan Pemilu 2029.
Ahmad Fauzan Wahid menyampaikan bahwa pendidikan politik tidak hanya berorientasi pada peningkatan wawasan kader, tetapi juga menjadi sarana mempersiapkan partai secara organisatoris dan administratif.
“Pendidikan politik ini menjadi bagian penting dalam mempersiapkan kader menghadapi Pemilu 2029, sekaligus memastikan kesiapan organisasi dalam menghadapi proses verifikasi partai politik oleh KPU. Kader harus memahami ideologi dan arah perjuangan partai, sementara struktur di setiap tingkatan juga perlu mempersiapkan kelengkapan administrasi serta memenuhi persyaratan yang berlaku,” ujar Ahmad Fauzan Wahid.
Ia juga menegaskan bahwa PSI Jakarta Timur memiliki target politik menuju Pemilu 2029, yakni menargetkan dua kursi DPRD di setiap daerah pemilihan (dapil) di Jakarta Timur. Menurutnya, target tersebut perlu diiringi dengan persiapan sejak dini melalui pendidikan politik, penguatan kapasitas kader, pembenahan struktur organisasi, dan kerja-kerja politik yang berkelanjutan di tengah masyarakat.
“Target dua kursi DPRD di setiap dapil Jakarta Timur harus dibangun melalui persiapan yang terukur. Kita perlu menyiapkan kader yang memahami politik, memperkuat struktur hingga tingkat kelurahan, serta memastikan kesiapan organisasi dalam menjalankan seluruh tahapan yang diperlukan menuju Pemilu 2029,” tambahnya.
Dalam pelaksanaan Pendidikan Politik Batch 2 ini, terdapat satu DPC yang tidak mengikuti kegiatan, yaitu DPC PSI Makasar. DPC tersebut tidak diundang dalam agenda kali ini karena telah melaksanakan pendidikan politik susulan secara terpisah pada 10 Oktober 2026.
Melalui kegiatan ini, PSI Jakarta Timur berharap pendidikan politik dapat dilaksanakan secara berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas sumber daya kader, memperkuat kesiapan organisasi menghadapi verifikasi partai politik oleh KPU, serta mempersiapkan seluruh jajaran dalam menghadapi Pemilu 2029.
Achmad Fauzan Wahid S.Ds S.Kom
Wakil Ketua DPD Partai Solidaritas Indonesia Jakarta Timur
