HUT Jakarta ke-499 di DPD Dihadiri Anggota FORKABI Berlangsung Sukses, Bang Azran: Budaya Betawi Harus Menjadi Tradisi yang Terus Hidup
JAKARTA – Rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Jakarta ke-499 bertema “Menjaga Budaya, Merawat Bangsa” yang berlangsung pada 13–16 Juli 2026 di Plaza Gedung Nusantara V, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, resmi berakhir dengan sukses.
Selama empat hari penyelenggaraan, ribuan pengunjung memadati lokasi acara untuk menikmati beragam pertunjukan seni budaya Betawi, Festival UMKM, kuliner tradisional, serta berbagai atraksi yang melibatkan masyarakat secara langsung.
Anggota DPD RI/MPR RI Daerah Pemilihan DKI Jakarta, Achmad Azran (Bang Azran) yang juga Ketua Umum DPP FORKABI menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.
Menurutnya, tingginya antusiasme masyarakat membuktikan bahwa budaya Betawi masih memiliki tempat yang istimewa di hati warga Jakarta dan harus terus dirawat bersama.
Ratusan anggota FORKABI dari berbagai wilayah di Jakarta turut hadir memeriahkan seluruh rangkaian kegiatan. Kehadiran mereka bersama masyarakat umum, para pelaku UMKM, seniman, budayawan, hingga tokoh Betawi menjadi bukti kuat bahwa semangat menjaga budaya lahir dari kebersamaan seluruh elemen masyarakat.
“Bagi saya, keberhasilan acara ini bukan hanya diukur dari ramainya pengunjung, tetapi dari tumbuhnya rasa memiliki terhadap budaya Betawi. Selama empat hari kita menyaksikan masyarakat datang, menikmati kesenian, mendukung UMKM, dan memperkenalkan budaya kepada anak-anak mereka. Inilah yang harus terus kita bangun, yakni menjadikan pelestarian budaya sebagai tradisi, bukan sekadar seremoni tahunan,” ujar Bang Azran.
Pria asli Betawi itu menegaskan bahwa menjelang usia Jakarta yang akan memasuki lima abad pada tahun depan, pelestarian budaya harus berjalan beriringan dengan pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui penguatan UMKM, ruang berekspresi bagi para seniman, serta regenerasi generasi muda yang mencintai identitas kotanya.
“Jakarta boleh terus berkembang menjadi kota global, tetapi akar budayanya tidak boleh tercerabut. Betawi harus tetap hidup melalui seni, bahasa, kuliner, adat istiadat, hingga nilai gotong royong yang diwariskan para pendahulu. Kalau budaya kita kuat, maka karakter masyarakat Jakarta juga akan semakin kokoh,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana Nurdin, yang juga Wakil Sekretaris Jenderal DPP FORKABI, menyampaikan rasa syukur atas kelancaran penyelenggaraan kegiatan sejak hari pertama hingga penutupan. Ia mengatakan tingginya antusiasme para pengisi acara, pelaku UMKM, pengunjung, dan masyarakat menjadi energi positif untuk terus menghadirkan ruang pelestarian budaya Betawi yang lebih besar di masa mendatang.
“Alhamdulillah pelaksanaan HUT Jakarta ke-499 di Plaza Gedung Nusantara V MPR RI berjalan lancar dan mendapat sambutan yang sangat baik. Kegiatan ini harus menjadi momentum untuk membangun tradisi sekaligus memperkuat seni dan budaya Betawi yang saat ini menghadapi tantangan zaman. Kami berharap kolaborasi seperti ini terus berlanjut dan semakin kuat pada tahun-tahun mendatang,” ujar Nurdin yang juga diamini Sekjen FORKABI Aditya.
Nurdin juga menyampaikan terima kasih kepada Sekretariat Jenderal MPR RI, Sekretariat Jenderal DPD RI, dan Sekretariat Jenderal DPR RI yang telah memberikan dukungan tempat dan fasilitasi penyelenggaraan kegiatan. Apresiasi juga disampaikan kepada Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, khususnya Dinas Kebudayaan serta Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Energi Provinsi DKI Jakarta yang telah berkontribusi dalam menyukseskan rangkaian peringatan HUT Jakarta ke-499.
Bang Azran berharap semangat kolaborasi yang telah terbangun selama penyelenggaraan acara menjadi fondasi untuk memperkuat pelestarian budaya Betawi di masa depan. Menurutnya, sinergi antara pemerintah, lembaga negara, organisasi kemasyarakatan, pelaku seni, UMKM, dan masyarakat merupakan kunci agar identitas Jakarta tetap terjaga di tengah pesatnya perkembangan kota.
“Terima kasih kepada seluruh panitia, para seniman, pelaku UMKM, tokoh masyarakat, pemerintah, serta seluruh warga yang hadir dan ikut menyukseskan acara ini. Semoga kebersamaan ini menjadi ikhtiar bersama untuk memastikan budaya Betawi tetap hidup, berkembang, dan menjadi kebanggaan Jakarta hingga memasuki usia lima abad pada tahun depan,” tutup Bang Azran.(*)
