Ini Dia Caleg Berpotensi Terpilih ke DPRD DKI Jakarta Dapil DKI X Versi Median Nasional Konsultan
JAKARTA – Median Nasional Konsultan merilis hasil survei calon anggota legislatif yang diprediksi melenggang ke DPRD DKI Jakarta dari dapil DKI X. Survei ini diselenggarakan sejak 18 hingga 23 Januari 2024 dengan sampel dari 800 responden dengan margin error kurang lebih 3 persen dan tingkat kepercayaan publik sebesar 90%. Survei ini menyasar lima kecamatan di Kotamadya Jakarta Barat yaitu Kecamatan Grogol Petamburan, Palmerah, Kebon Jeruk, Taman Sari dan Kembangan.
Peneliti Median Nasional Konsultan, Arief menjelaskan, survei ini dilakukan untuk mengetahui tingkat elektabilitas terhadap personal calon legislatif DPRD di Provinsi DKI Jakarta dapil X. “Kami juga ingin merekam gambaran preferensi pemilih jelang Pemilu 14 Februari 2024,” kata Arief dalam keterangan resminya, Jumat (26/1/2024).
Dikatakan Arief, survei ini juga digelar untuk merekam pendapat responden tentang tingkat popularitas (keterkenalan), tingkat akseptabilitas (keterterimaan) dan tingkat elektabilitas (keterpilihan) yang kemudian diakhiri dengan pertanyaan terbuka (top of mind) kepada pemilih tentang siapa yang akan dipilih jika pemilu dilakukan saat sampel ditanyakan kepada responden.
“Dari pengambilan sampel pendapat responden, ditemukan 12 caleg DPRD DKI Jakarta di Dapil DKI X dengan tingkat popularitas, akseptabilitas dan elektabilitas tertinggi,” terang Arief.
Keduabelas caleg tersebut di antaranya adalah Merry Hotma (PDIP) yang berada di posisi puncak dengan tingkat elektabilitas personal sebesar 6,38%. Disusul oleh H Nasrullah (PKS) posisi kedua dengan tingkat elektabilitas personal 6,13% dan Yudha Permana (Gerindra) di urutan ketiga dengan tingkat elektabilitas personal 5,75%.
Posisi keempat diraih oleh Ima Mahdiah (PDIP) yang memperoleh elektabilitas personal 5,63%. Posisi kelima ditempati oleh H Abdul Azis (PKS) dengan elektabilitas personal sebesar 5,00%.
Sedangkan posisi keenam ditempati oleh Wita Susilowaty (Demokrat) dengan elektabilitas personal sebesar 4,88%.
Posisi ketujuh ditempati Jupiter (Nasdem) dengan elektabilitas personal sebesar 4,63%, kedelapan Hardiyanto Kenneth (PDIP) dengan elektabilitas personal sebesar 4,38%, kesembilan Hj Jamilah Abdul Gani (Gerindra) dengan elektabilitas personal sebesar 4,25%.
Kesepuluh Eneng Malianasari (PSI) dengan elektabilitas personal sebesar 4,00%, kesebelas Akhmad Pauji (Golkar) dengan elektabilitas personal sebesar 3,75% dan terakhir Jovin Kurniawan (PAN) dengan elektabilitas personal sebesar 3,38%.(*)
