Kementan Imbau Petani Sragen Manfaatkan Asuransi untuk Hindari Kerugian
SRAGEN – Petani di Kabupaten Sragen, Jawa Tengah, terancam menderita kerugian akibat gagal mengalami gagal panen pada Musim Tanam Ketiga tahun ini. Kementerian Pertanian mengingatkan petani jika hal tersebut bisa dihindari jika lahan diasuransi.
Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengatakan pertanian harus menguntungkan.
“Makanya kita mengajak petani untuk menjaga lahan, salah satunya dengan asuransi. Dengan cara ini, petani bisa terhindar dari kerugian,” katanya, Rabu (21/12/2022).
Hal tersebut dipertegas Dirjen Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementan, Ali Jamil.
“Asuransi adalah bagian mitigasi pertanian yang dapat menjaga lahan dari ancaman bencana alam, serangan organisme pengganggu tanaman, dan cuaca ekstrim,” tuturnya.
Ali menambahkan, asuransi tidak akan memberatkan petani.
“Justru asuransi memiliki manfaat yang akan menguntungkan petani. Utamanya saat lahan terancam gagal panen,” katanya.
Ali menjelaskan, asuransi akan mengeluarkan ganti rugi untuk lahan yang gagal panen.
“Dengan ganti rugi itu, petani bukan hanya terhindar dari kerugian, tetapi juga bisa memiliki modal untuk tanam kembali,” katanya.(*)
