Disambut Antusias Masyarakat, Perayaan HUT IAPC ke-13 di CFD Jenderal Sudirman Berlangsung Meriah
JAKARTA – Mengambil tempat di area Car Free Day (CFD) Jenderal Sudirman, Jakarta, Ikatan Alumni Pendidikan Carolus atau IAPC merayakan hari jadi ke-13 pada tahun ini. Kemeriahannya jangan ditanya. Sebab, acara temu kangen alumni itu dimeriahkan dengan pengabdian kepada masyarakat berupa penyuluhan kesehatan.
Antusiasme warga yang tengah menikmati CFD di kawasan Jalan Jenderal Sudirman begitu tinggi. Sembari menikmati suasana akhir pekan, mereka mendapat pengetahuan kesehatan dari IAPC.
Pada moment bahagia itu, IAPC mengajak masyarakat untuk berpartisipasi dalam pembuatan eco enzym dan gizi sehat. Ada pula pemeriksaan darah serta laboratorium yang terdiri dari pengecekan gula darah, asam urat dan kolesterol, BIA, tekanan darah dan berat badan. Pemeriksaan tersebut melibatkan mahasiswa dari STIK Sint Carolus yang mana STIK Sint Carolus merupakan alamater dari para alumni di IAPC.
Dalam kegiatan ini, panitia juga menyediakan merchandise berupa kaos, tumbler dan payung bagi alumni yang hadir dan masyarakat yang ikut serta dalam kegiatan IAPC.

Ketua Panitia acara, NS Yovita Dwi Setiyowati, SKep., MSN menerangkan, momentum yang bertepatan dengan hari Car Free Day di sepanjang Jalan Jenderal Sudirman Jakarta merupakan acara puncak dari rangkaian kegiatan yang sebelumnya telah diadakan, di antaranya perayaan misa syukur dan webinar online yang bertemakan ‘Peranan Alumni dalam Pendidikan Tinggi’.
“IAPC terbentuk pada tanggal 16 Oktober 2009. IAPC merupakan gabungan alumni masing-masing prodi, sehingga usia 13 tahun beranjak dari waktu terbentuknya IAPC. Harapannya, IAPC semakin jaya dan dapat membantu masyarakat dan ikut mensejahterakan bangsa Indonesia melalui karya sosial dan pendidikan,” harap Yovita.
Dikatakannya, IAPC merupakan ikatan alumni pendidikan kesehatan Carolus yang terdiri dari program Pendidikan Keperawatan, Kebidanan maupun Gizi yang diresmikan keberadaannya 18 Juni 2011 pada Dies Natalis STIK Sint Carolus ke-VI.
“Memasuki perjalanan waktu pada dekade kedua ini, kiprah IAPC sebagai wadah alumni diharapkan dapat makin menunjukkan peran nyata alumni pada dunia kesehatan saat ini terutama pada era 5.0 dengan mewujudkan tema besar peringatan HUT IAPC tahun ini yaitu Moving Forward Together,” tegas Yovita.
IAPC sendiri terbentuk berangkat dari kesadaran untuk mendefinisikan ulang kembali siapa sesungguhnya alumni dan apa peran mereka. “Alumni pada masa lalu cenderung menjadi aktivitas yang berdiri sendiri; terlepas dari institusi asal di mana mereka menjadi alumni. Sehingga, interaksi menjadi sangat sedikit. Penting bagi institusi untuk kembali mendefinisikan siapa alumni, apa peran mereka, bagaimana keterkaitan alumni dan lain sebagainya,” terang Yovita.
Saat ini, Yovita melanjutkan, alumni memegang peranan penting pada aktivitas kemajuan institusi dengan beragam alasan. “Alumni adalah pendukung utama institusi, paling loyal terhadap institusi, merupakan prospek pengumpulan dana, menjadi media pemasaran institusi pada jejaring sosial dan profesional mereka,” jelas Yovita.
Melalui keterlibatan alumni, Yovita menerangkan jika institusi dapat memperoleh keuntungan dari keterampilan serta pengalaman mereka. Alumni juga merupakan role model bagi mahasiswa dan dapat menjadi pendukung praktik mahasiswa saat mereka memulai karir. Selain itu, alumni juga berposisi terlibat dalam kepakaran terhadap institusi mereka pada bidang kehidupan profesional mereka.
“Alumni adalah nasional dan internasional ambassador dari institusi. Mereka membawa pengetahuan dari institusi mereka ke tempat asal mereka dan juga ke tempat lain, di mana mereka mengembangkan jejaring sosial dan profesionalisme mereka,” ujar Yovita.
Sebagaimana diketahui, pendidikan Carolus sendiri sudah lama berdiri sejak tahun 1947 yang diawali dengan pendidikan di lingkungan RS Carolus pada tahun 1963 dan mendapatkan izin resmi dari Departemen Kesehatan dengan pendidikan tingkat akademi. Selanjutnya dikenal dengan nama Akper atau Akademi Perawat Sint Carolus dan kini berkembang menjadi STIK atau Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Sint Carolus dengan beberapa Program Studi S1 dan Profesi Ners Keperawatan, S1 dan Profesi Kebidanan, S1 Ilmu Gizi dan S2 Keperawatan.(*)
