Pertanian

BPP Lampung Rangkul PT. PUSRI Palembang dalam Pembangunan SDM Pertanian Sumatera Bagian Selatan

PALEMBANG – Dalam rangka meningkatkan pembangunan pertanian khususnya di Wilayah Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel), Kementerian Pertanian melalui Balai Pelatihan Pertanian Lampung, bekerjasama dengan PT Pupuk Sriwidjaja (PUSRI) Palembang melakukan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dalam hal peningkatan kompetensi dan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) pertanian.

PKS tersebut ditandatangani langsung oleh SVP Transformasi Bisnis PT PUSRI Palembang, Fakhrurrazi dan Kepala Balai Pelatihan Pertanian Lampung, Abdul Roni Angkat, pada Kamis, (14/4/2022).
Acara penandatanganan perjanjian kerjasama yang dilaksanakan di Kantor Pusat PT PUSRI Palembang ini juga disaksikan oleh Direktur Utama PT PUSRI, Tri Wahyudi Saleh. Hadir juga Kepala SMKPP Negeri Sembawa, Yudi Astoni.

Dalam acara ini, disepakati bahwa Kementerian Pertanian melalui Balai Pelatihan Pertanian (BPP) Lampung, akan mendukung kegiatan pengembangan SDM pertanian yang ada di Sumatera Bagian Selatan yang juga merupakan wilayah kerja Balai Pelatihan Pertanian Lampung. Meliputi Provinsi Lampung, Sumatera Selatan, Bengkulu dan Kepulauan Bangka Belitung.

Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo (SYL) menandaskan, SDM memiliki peran penting dalam pembangunan pertanian Indonesia.

“Salah satu fokus kita adalah meningkatkan kualitas SDM pertanian. Dengan SDM yang berkualitas kita bisa membangun pertanian Indonesia yang maju, mandiri dan modern,” demikian SYL menyampaikan.

Hal senada disampaikan Kepala BPPSDMP Kementan, Dedi Nursyamsi. Menurutnya,  pembangunan pertanian di Indonesia kata kuncinya ada di peningkatan kualitas SDM pertaniannya.

“Kapasitas SDM adalah faktor pengungkit pertama dan utama Indonesia bisa swasembada pangan,” kata Dedi. Sementara Kepala Balai Pelatihan Pertanian Lampung, Abdul Roni Angkat menyampaikan bahwa, Balai Pelatihan Pertanian Lampung siap mendukung dan bekerja sama dengan PT PUSRI Palembang untuk meningkatkan SDM Pertanian.

“Kementerian Pertanian harus berkolaborasi dengan semua pihak dalam upaya melakukan peningkatan SDM petani dan melakukan terobosan modernisasi pertanian. Diharapkan kolaborasi ini dapat melahirkan regenerasi petani muda yang kompetitif dan fresh untuk menghadapi transformasi digital,” harap Abdul Roni Angkat.

Pada kesempatan ini, PT PUSRI Palembang mengucapkan terima kasih kepada Menteri Pertanian  Syahrul Yasin Limpo (SYL) dan juga Kepala BPPSDMP Kementan, Dedi Nursyamsi atas dukungannya, sehingga kerjasama ini dapat terlaksana.

“Kami mengharapkan Kementerian Pertanian bersama PT. PUSRI dapat saling mendukung dalam mewujudkan capaian tujuan pembangunan pertanian dan mencapai kesejahteraan masyarakat” kata Fakhrurrazi.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *