Pertanian

Semarakkan HUT ke-77 RI, Kementerian Pertanian Ajari Cara Mudah Buat Zat Pengatur Tumbuh Alami

Bandar Lampung – Menyemarakkan HUT ke-77 RI, Kementerian Pertanian mengajak petani untuk membuat zat pengatur tumbuh alami. Dengan cara ini, tanaman akan tumbuh sehat dan ramah lingkungan.

Hal ini disampaikan melalui, Balai Pelatihan Pertanian Lampung, yang menyelenggarakan Bertani on Cloud (BOC) Volume 194 dengan Judul Zat Pengatur Tumbuh Alami, Solusi Tepat, Tanaman Sehat, Ramah Lingkungan, dan disiarkan dari Studio Balai Pelatihan Pertanian Lampung.

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengatakan peningkatan produktivitas harus dilakukan.

“Dalam tiga tahun terakhir, kita mampu swasembada beras. Kita harus jaga momen ini dengan terus menjaga produksi pertanian, bahkan meningkatkannya,” tutur Mentan SYL.

Hal yang sama disampaikan Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Dedi Nursyamsi.

“Peningkatan produksi bisa dilakukan jika SDM pertanian meningkatkan pengetahuan dan kapasitasnya. Makanya Kementan terus menggenjot pengetahuan petani dan penyuluh,” ujar Dedi.

Sementara Kepala Balai, Abdul Roni Angkat, saat membuka BOC volume 194, menegaskan pentingnya melaksanakan usahatani dengan memperhatikan kelestarian lingkungan.

“Pertanian ramah lingkungan adalah suatu keharusan. Pertanian Organik adalah suatu keharusan. Zero Waste adalah suatu keharusan,” ujar Abdul Roni.

Kepala Balai yang kini sedang mengikuti Pendidikan dan Pelatihan Kepemimpinan Tingkat II Nasional ini juga menyatakan bahwa Indonesia juga pernah jaya dengan sistem budidayanya yang ramah lingkungan salah satunya dengan penggunaan Zat Pengatur Tumbuh (ZPT) Alami.

“Oleh karena itu, dalam rangka menyemarakkan hari ulang tahun kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-77, Kementerian Pertanian khususnya Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian, kami mengajak dan mengulas kembali, bagaimana cara membuat ZPT Alami yang dapat menjadi salah satu faktor keberhasilan produksi pertanian,” katanya.

“ZPT Alami ini sangat mudah dibuat dan bahannya tersedia di sekitar kita. Harapannya, dengan mengikuti kegiatan Bertani on Cloud ini, sobat tani dapat mengetahui dan mulai untuk mengembangkan sistem budidaya pertanian yang ramah lingkungan,” sambung Abdul Roni menjelaskan.

Kegiatan BOC menghadirkan Bambang Haryanto dan Lely Suryati sebagai Narasumber merupakan widyaiswara andalan Balai Pelatihan Pertanian Lampung. Dipandu oleh MC atas nama Mariesty Cindy Sovia dan Desti Yuliatami, kegiatan Bertani on Cloud Volume 194 ini menjadi seru dan  ceria.

Selain menghadirkan narasumber andalan dan MC yang seru dan ceria, acara ini juga menjadi lebih meriah dengan adanya doorprize berupa voucher.

Sobat tani, sapaan pemirsa Bertani on Cloud, mengikuti dengan sangat antusias yang terlihat dari banyakkan pertanyaan pertanyaan yang disampaikan pada sesi diskusi. Peserta Bertani on Cloud berasal dari hampir seluruh provinsi di Indonesia. (Sft)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *