Nasional

Desa Duda Timur Torehkan Prestasi Usai Juara Nasional Desa Digital

Bali – Desa Duda Timur kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Desa yang dipimpin I Gede Pawana ini berhasil meraih juara pertama dalam lomba Desa Digital, setelah bersaing ketat dengan lebih dari 5.000 desa dari berbagai daerah di Indonesia.

Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Kepala Desa Duda Timur, I Gede Pawana, yang hadir mewakili seluruh warga desa dalam seremoni penyerahan penghargaan. Ia menyebut capaian ini sebagai hasil dari perjuangan panjang yang dimulai sejak 2017, ketika Desa Duda Timur mulai membangun fondasi transformasi digital.

“Ini bukan proses singkat. Kami membangun desa digital sejak 2017 dan hari ini mendapat pengakuan di tingkat nasional. Proses penilaiannya sangat panjang, hampir enam bulan, mulai dari administrasi hingga praktik terbaik di lapangan,” ujar Pawana.

Dalam ajang tersebut, Desa Duda Timur berhasil lolos hingga tahap RI setelah melalui serangkaian penilaian ketat oleh tim lintas kementerian dan lembaga. Tim penilai berasal dari Kementerian Komunikasi dan Informatika, Kementerian Desa, serta berbagai elemen independen lainnya yang menilai inovasi, keberlanjutan, dan dampak nyata bagi masyarakat.

Salah satu inovasi unggulan Desa Duda Timur adalah pemanfaatan aplikasi digital layanan masyarakat, termasuk fitur pencarian pendonor darah berdasarkan golongan darah secara real time. Inovasi ini dinilai memberikan manfaat langsung dan krusial bagi kebutuhan warga desa.

Tak hanya itu, Desa Duda Timur juga menjadi sorotan karena disebut sebagai salah satu desa peserta lomba yang telah memiliki sistem M-Banking sendiri.

Melalui sistem tersebut, transaksi keuangan desa dapat dilakukan secara digital dan terhubung dengan layanan perbankan di seluruh Indonesia.

“Tujuan kami jelas, bagaimana digitalisasi benar-benar mempermudah layanan masyarakat desa, bukan sekadar simbol,” tegas Pawana.

Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh elemen yang terlibat, mulai dari masyarakat desa, BPD, BPM, perangkat desa, hingga tim IT desa yang menjadi tulang punggung pengembangan sistem digital.

Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada Camat, Bupati, dan Gubernur yang selama ini menjadi mentor dan pendukung pengembangan aplikasi smart village di Desa Duda Timur.

Ke depan, Pawana berharap ajang penilaian desa seperti ini terus digelar agar mendorong desa-desa di Indonesia berlomba-lomba berbenah dan berinovasi.

“Kalau kota bercahaya karena lampu-lampunya, maka Indonesia akan indah karena desa-desa yang maju, tertata, dan berdaya. Desa yang dibimbing dengan baik akan membawa keindahan luar biasa bagi Indonesia,” pungkasnya.

Tidak lupa, Pawana juga berterima kasih kepada PT Saebo Technology yang sudah membantu dan selalu menjaga aplikasi tersebut berjalan lancar, sudah hampir sembilan tahun ini.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *